Buah Naga adalah sejenis adalah buah dari beberapa jenis Kaktus memurut beberapa sumber terpecaya bahwa buah naga ini berasal dari Negara Meksiko, Amirika Tengah dan Amirika Selatan. namun sekarang sudah dibudidayakan di negara lain seperti Asia seperti negara Vietnam, filipina, Indonesia, Taiwan dan Malasia dan negara yang cocok pertumbuhan nya dengan ciri khas berbunga pada malam hari sampai dengan pukul 09.00 Am.
Dari beberapa literatur bahwa dahulunya buah Naga ini hanya ditanam untuk tanaman hias saja. Bagi kepercayaan orang Cina dan Vietnam buah ini dianggap sebagai Buah yang membawa berkah , tidak heran jika pada Hari Raya keagamaan mereka buah ini laris manis terjual.
dengan demikian maka buah ini disebut juga dengan Thang loy (buah naga). Orang Eropa menyebutnya dengan dragon fruit (buah naga).
CIRI BUAH NAGA
Tanaman Buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan buah.
Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang dalam tanah, yang berfungsi sebagai temapat pencarian nutrisi tanaman yang terkandung dalam tanah
![]() |
| Akar serabut yang tumbuh ditanah |
Pada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang sebagai tempat menempel pada tiang. Akar pada batang bila kelola dengan baik akan menjadikan tanaman kokoh tidak mudah roboh ketika batang dan buah semakin banyak seperti gambar berikut
![]() |
| Akar Batang |
Duri Buah Naga akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga, Bunga yang tidak rontokakan berkembang menjadi cikal bakal buah, seperti gambar berikut
![]() |
| Cikal Bakal Bunga |
Buah tanaman Buah naga bentuknya bulat agak lonjong ya,, seperti buah alpukat
Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning untuk lebih jelas klik disini . Di sekujur kulit buah Naga dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga.
Batangnya berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap "kaktus tak berduri".
Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga sudah berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul sembilan malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh, buah naga menyebar bau yang harum. Aroma ini untuk memikat jenis Serangga untuk datang sehingga membantu proses penyerbukan bunga buah naga.



